Nasional

Farhan Tewas Tertembak Saat Jaga Rumah Habib Rizieq

Farhan Tewas Tertembak Saat Jaga Rumah Habib Rizieq

Salah satu korban tewas bernama Farhan Syafero, diduga akibat luka tembak saat kerusuhan di Petamburan, Jakarta Pusat dan dipastikan bukan simpatisan maupun laskar Front Pembela Islam (FPI). Farhan juga bukan merupakan bagian dari peserta aksi di Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), pada Rabu, 22 Mei 2019.

Hal tersebut diungkapkan salah satu pengurus DPP FPI, Habib Idrus Al Gadri saat dikonfirmasi wartawan, di kediamannya di kawasan Kampung Lio, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat, Kamis, 23 Mei 2019.

Dikatakan Idrus, Farhan berada di lokasi kejadian lantaran sedang menjaga rumah Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shibab. “Almarhum bukan laskar FPI atau simpatisan. Beliau juga bukan peserta demo. Beliau itu datang ke Petamburan semata-mata ingin menjaga rumah Habib Rizieq,” ujarnya.

Menurut keterangan yang didapat Idrus, Farhan adalah salah satu jamaah yang cukup aktif mengikuti pengajian atau majelis taklim yang dipimpin oleh para habaib. “Almarhum ini anggota majelis ta’lim. Dia aktif di Majelis Ta’lim Rasulullah dan Nurul Mustofa. Dia mencintai para habaib,” tuturnya.

Farhan Tewas Tertembak Saat Jaga Rumah Habib Rizieq (kanalutama.com)
Farhan Tewas Tertembak Saat Jaga Rumah Habib Rizieq

Idrus mengaku, pihaknya sangat menyayangkan peristiwa yang dialami Farhan. Terkait hal tersebut, ia pun mendesak aparat untuk mengusut tuntas kasus ini agar jelas.

“Kemarin kami sudah mendatangi rumah duka dan kami menyampaikan keprihatinan atas nama FPI dan imam besar kami, Habib Rizieq,” katanya.

“Kami rasa sangat perlu kasus ini diusut tuntas. Ini menyangkut nyawa seseorang dan kami yakin Insya Allah almarhum mati syahid,” lanjut Idrus.

Diketahui, Farhan tewas ketika terjadi bentrokan di wilayah Petamburan, Jakarta Pusat, Rabu dini hari (22/5). Farjan juga setelah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Budi Kemuliaan namun akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Jasad Farhan kemudian dimakamkan tidak jauh dari rumah duka di kawasan Cinere, Depok. Pria berusia 31 tahun itu meninggalkan seorang istri dan dua anak yang masih kecil.