NasionalPolitik

BPN Prabowo: TKN Framing Pertemuan Zulkifli Dan Said Iqbal Dengan Jokowi

BPN Prabowo: TKN Framing Pertemuan Zulkifli & Said Iqbal Dengan Jokowi

Presiden Joko Widodo atau Jokowi belum lama ini menggelar pertemuan dengan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan di Istana Negara. Setelahnya, Jokowi juga bertemu dengan Said Iqbal, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).

Usai pertemuan tersebut, berbagai rumor bermunculan. Seperti, PAN dikabarkan akan merapat ke kubu Jokowi usai Pilpres, sedangkan Said Iqbal yang merupakan pendukung Prabowo Subianto juga diduga bakal merapat ke Jokowi.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade membantah rumor tersebut. Dia pun menyalahkan sejumlah media yang melakukan framing dan meminta kubu Jokowi-Ma’ruf jangan menggoreng isu tersebut.

“Saya ingin menyampaikan, framing ini luar biasa. Seperti kedatangan Bang Zul ke Istana. Di-framing seakan-akan PAN akan bergabung dengan Jokowi. Padahal Bang Zul itu datang kepada Pak Jokowi datang sebagai Ketua MPR menghadiri undangan pelantikan Gubernur Maluku,” ungkapnya dalam diskusi di Jakarta Pusat, Sabtu (27/4).

“Sehingga clear, jangan digoreng-goreng oleh kelompok sebelah,” lanjut Andre.

BPN Prabowo: TKN Framing Pertemuan Zulkifli & Said Iqbal Dengan Jokowi (kanalutama.com)
BPN Prabowo: TKN Framing Pertemuan Zulkifli & Said Iqbal Dengan Jokowi

Sementara itu, kedatangan Said Iqbal ke Istana menurutnya tidak berkaitan dengan dukungan. Andre mengatakan, Said Iqbal bertemu Jokowi tidak sendiri melainkan bersama pimpinan organisasi buruh yang lain dalam rangka bertemu Jokowi yang kapasitasnya sebagai Presiden.

“Kan Pak Jokowi memang presiden kita sampai 20 Oktober 2019,” kata Andre.

“Iya wajar dong, Bang Said Iqbal bersama pimpinan organisasi buruh datang. Jangan digoreng seakan-akan Bang Said Iqbal datang untuk mendukung Pak Jokowi,” lanjutnya.

Adapun,  Jokowi bertemu dengan Said Iqbal di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat pada Jumat (26/4/2019). Pertemuan tertutup ini membahas masalah perburuhan di Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, hadir juga oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea, Presiden Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Mudofir, Presiden Konfederasi Perjuangan Buruh Indonesia (KPBI) Ilhamsyah, Presiden Saburmusi Syaiful, dan Presiden Konfederasi Serikat Nasional (KSN) Muchtar.