NasionalPolitik

Kampanye Akbar Di Solo, Prabowo Diberi Keris Pasopati

Kampanye Akbar Di Solo, Prabowo Diberi Keris Pasopati (kanalutama.com)Kampanye Akbar Di Solo, Prabowo Diberi Keris Pasopati

Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menerima sebuah keris dhapur pasopati dari seorang empu saat menggelar kampanye akbar di Stadion Sriwedari, Solo, Jawa Tengah, Rabu (10/4/2019). Keris tersebut dibuat oleh Empu Totok Brojodiningrat khusus untuk Prabowo.

Dalam kesempatan itu, Empu Totok yang mengenakan pakaian nuansa hitam memberikan langsung keris tersebut kepada Prabowo. “Menghaturkan (mempersilakan-red) untuk mempimpin negeri ini Pak,” kata Empu Totok.

Keris yang diberi nama Garudha Yaksa itu kemudian diperlihatkan Prabowo kepada pendukungnya. “Empu-empu dari masyarakat perkerisan Indonesia ingin menyerahkan keris kepada saya. Ini namanya Garudha Yaksa,” ujar Prabowo sambil menerima keris, Rabu (10/4/2019).

Tampak keris tersebut berwarna coklat dan emas, berbentuk lurus atau tanpa luk. Keris itu lalu dimasukkan kembali ke dalam warangka atau wadah keris.

Kampanye Akbar Di Solo, Prabowo Diberi Keris Pasopati (kanalutama.com)
Kampanye Akbar Di Solo, Prabowo Diberi Keris Pasopati

Kemudian, Empu Totok menjelaskan makna nama Garudha Yaksa. Garudha atau Garuda ialah lambang pembebasan dari penindasan yang juga merupakan simbol pada Candi Cetho di Karanganyar.

“Kalau Yaksa itu bisa berarti besar, bisa perkasa, bisa kuat,” jelas Empu Totok.

Adapun keris tersebut dibuat khusus untuk Ketua Umum Partai Gerindra itu selama sekitar empat bulan. Menurutnya, keris itu spesial lantaran dibuat dari bahan-bahan yang tersebar di nusantara.

“Pasir besinya dari beberapa daerah, seperti sungai musi. Kemudian air yang digunakan juga dari berbagai daerah di Indonesia,” ungkap Empu Totok.

“Kemudian pada ritual terakhir, saat memasukkan energi alam, kita menggunakan air dari sumber mata air purba Gunung Lawu,” lanjutnya.

Kampanye Akbar Di Solo, Prabowo Diberi Keris Pasopati (kanalutama.com)
Kampanye Akbar Di Solo, Prabowo Diberi Keris Pasopati

Menurut Empu Totok, mata air yang berada di Wonogiri itu merupakan tempat para pemimpin zaman dahulu mendapatkan wahyu kepemimpinan. Dia menyebut raja-raja di tanah Jawa, seperti Airlangga hingga Panembahan Senopati.

“Jadi melalui keris ini kami menaruh harapan agar Pak Prabowo bisa memimpin negeri ini dengan baik,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Mantan Danjen Kopassus itu kemudian membuka keris dari tutupnya dan memperlihatkan kepada masyarakat yang hadir dalam kampanye tersebut. Usai mengacungkan keris tersebut, Prabowo lantas mendekatkannya ke arah wajah, lalu keris itu diberikan kepada tim Prabowo-Sandi  yang mengenakan seragam warna biru muda.

Tinggalkan Balasan