NasionalPolitik

Soal Elit Bagi-Bagi Uang, Prabowo: Jangan Harap Rakyat Indonesia Mudah Dibohongi

Soal Elit Bagi-Bagi Uang, Prabowo: Jangan Harap Rakyat Indonesia Mudah Dibohongi (kanalutama.com)Soal Elit Bagi-Bagi Uang, Prabowo: Jangan Harap Rakyat Indonesia Mudah Dibohongi

Calon Presiden, Prabowo Subianto mengadakan dialog kebangsaan bersama relawan dan petani pendukungnya di GOR Kesenian Majapahit, Jalan Gajah Mada, Kota Mojokerto pada Minggu (24/2/2019). Dalam pidatonya Prabowo menyebut ada beberapa elite di Jakarta telah berniat untuk membagi-bagikan uang menjelang Pilpres, 17 April mendatang.

Demikian hal tersebut disampaikan Prabowo Subianto dalam dialog kebangsaan di Mojokerto, Jawa Timur.

“Elite-elite di Jakarta menganggap rakyat Indonesia mudah dibohongi, bahkan menjelang tangga 17 nanti mereka sudah punya niat bagi-bagi uang, bagi-bagi sembako,” ujar Prabowo dalam pidatonya, dikutip dari siaran live Facebook Partai Gerindra, Minggu (24/2).

Namun demikian, Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu tidak menjelaskan lebih jauh elite mana yang dimaksud. Prabowo hanya mengatakan, bagi-bagi uang dan sembako hanya akan menyenangkan rakyat semata.

“Tapi kemudian akan menyengsarakan kalian semua,” jelas Prabowo.

Prabowo bersama Asosisasi Petani, Kelompok Tani dan Peternak di GOR Kesenian Majapahit, Kota Mojokerto (kanalutama.com)
Prabowo bersama Asosisasi Petani, Kelompok Tani dan Peternak di GOR Kesenian Majapahit, Kota Mojokerto.

Mantan Danjen Kopassus itu menegaskan, kubu Prabowo-Sandi jelas tidak memiliki uang untuk dibagi-bagi. Prabowo bahkan mengaku tidak memiliki uang untuk membagikan kaus.

“Kami hanya punya niat untuk mengembalikan kedaulatan bangsa,” tegas Prabowo.

Dalam pidato kebangsaan, calon presiden nomor urut 02 itu kembali mengungkap keprihatinan tentang kekayaan Indonesia yang tidak tinggal di negeri sendiri. Menurut dia, banyak kekayaan alam di Indonesia yang dibawa lari ke luar negeri.

“Saya tidak rela negara saya rakyatnya susah, saya tidak rela, saya tidak bisa terima kalau petani kita tidak hidup dengan baik,” tutur Prabowo.

Prabowo juga mengatakan, dalam sejarah perjalanan tiap bangsa tidak ada negara yang kuat, tidak ada negara merdeka, tidak ada negara berdaulat, jika bangsa itu tidak menyiapkan pangannya sendiri.

“Saya bersumpah kepada kaum petani Indonesia, saya akan berjuang hingga petani saya tersenyum,” pungkasnya.

Adapun, dialog kebangsaan Capres Prabowo dengan Asosisasi Petani, Kelompok Tani dan Peternak ini digelar di GOR Kesenian Majapahit, Kota Mojokerto. Di acara tersebut, ia menerima secara langsung curhatan dari perwakilan petani tebu, padi, jagung dan garam.

Tinggalkan Balasan