NasionalPolitik

Kunjungi Purbalingga, Prabowo Ajak Warga Nyoblos: Ojo Lali, Ojo Lali, Ojo Wedi!

Kunjungi Purbalingga, Prabowo Ajak Warga Nyoblos: Ojo Lali, Ojo Lali, Ojo Wedi!

Pada Rabu, 13 Februari 2019, Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berkampanye di Jawa Tengah, tepatnya di Kabupaten Purbalingga. Begitu tiba di lapangan Desa Slinga, Kecamatan Kaligondang, Prabowo langsung disambut massa pendukungnya.

Sekitar pukul 11.00 WIB, Prabowo tiba di Kabupaten Purbalingga. Dalam pidato politiknya, Prabowo Subianto mengajak masyarakat Purbalingga untuk menentukan hak pilihnya pada tanggal 17 April 2019 mendatang. sebab pada tanggal tersebut, kata Prabowo semua kekuasaan penuh berada di tangan rakyat Indonesia.

“Pada tanggal 17 April 2019, tanggal 17 April ojo lali, ojo lali, ojo wedi (jangan lupa, jangan lupa, jangan takut). Jadi pada hari itu itu satu orang satu suara, pada saat itu hanya beberapa menit di depan kotak suara,” tegas Prabowo.

Mantan Danjen Kopassus ini menyebut bahwa hari itu tidak ada pangkat dan status sosial atau ekonomi. Yang berdaulat, kata Prabowo, adalah seluruh rakyat Indonesia.

Kunjungi Purbalingga, Prabowo Ajak Warga Nyoblos: Ojo Lali, Ojo Lali, Ojo Wedi! (kanalutama.com)
Kunjungi Purbalingga, Prabowo Ajak Warga Nyoblos: Ojo Lali, Ojo Lali, Ojo Wedi!

Ketua Umum Partai Gerindra itu kemudian meminta rakyat Indonesia agar tidak menyia-nyiakan kekuasaannya atas suara dan hak pilih di Pemilu 2019 nanti.

“Satu orang sama kekuasaannya, karena itu jangan disia-siakan kekuasan kalian, jangan kalian buang suaramu,” ujar Prabowo.

Turut mendampingi Prabowo dalam kunjungannya itu, adalah mantan Gubernur Jawa Tengah Letjen TNI (Purn) Bibit Waluyo. Selain itu, ada pula Direktur Kampanye Badan Pemenangan Nasional (BPN) Sugiono, Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah Abdul Wachid dan para Anggota DPR RI koalisi Indonesia Adil Makmur.

Sementara dalam kampanyenya tersebut, Prabowo sempat digendong dan diarak oleh massanya ke tengah lapangan hingga menuju mobilnya. Ribuan massa histeris berteriak-teriak memanggil namanya hingga Prabowo naik ke mobil sebelum melanjutkan perjalanan kampanyenya menuju Banjarnegara.