NasionalPolitik

Guna Paparkan Visi Misi Capres-Cawapres, Prabowo-Sandi Akan Buat Town Hall Meeting

Guna Paparkan Visi Misi Capres-Cawapres, Prabowo-Sandi Akan Buat Town Hall Meeting

Beberapa waktu lalu Komisi Pemilihan Umum (KPU) membatalkan agenda pemaparan visi misi calon presiden dan wakil presiden. Dikarenakan tidak adanya kesepakatan antara kedua kubu mengenai siapa yang akan menyampaikan visi misi.

Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan akan membuat town hall meeting untuk memaparkan visi-misi capres-cawapres langsung dari pasangan calon. Hal ini disebabkan karena Komisi Pemilihan Umum (KPU) tidak memfasilitasi jika paparan visi misi langsung diutarakan paslon yang sedianya digelar pada 9 Januari 2019.

“Kami buat town hall meeting. Istilahnya Pak Prabowo nanti akan menyampaikan visi misi indepth, secara mendalam di waktu tertentu. Ini belum kami tetapkan waktunya,” ujar Dahnil di Medan Center Prabowo-Sandi, Jl Sriwijaya I No 35, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (7/1/2019).

Dahnil mengatakan, rencananya acara akan digelar pada 14 Januari 2019. Tetapi tanggal tersebut masih belum pasti dan masih dirembuk.

Koordinator Jubir BPN Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak
Koordinator Jubir BPN Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak

Adapun konsep untuk acara tersebut sudah diusulkan kepada calon Presiden nomor urut 02. Nantinya pada acara tersebut akan mengundang tokoh tokoh, para ketua umum partai dan para relawan.

“Nanti Pak Prabowo menyampaikan visi misi kepada publik, nanti bisa pidato kemudian dialog,” kata Dahnil.

Town hall meeting kalau di Amerika itu ada kayak town hall, pertemuan di tengah kota, menyampaikan,” lanjut mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman menyatakan pihaknya tidak akan memfasilitasi kegiatan sosialisasi visi-misi capres dan cawapres yang rencananya diselenggarakan pada Rabu 9 Januari 2019 mendatang.

Arief menyebut keputusan tersebut sudah disepakati oleh kedua tim pemenangan capres dan cawapres.

“Sosialisasi visi misi tadi malam juga sudah diputuskan silahkan dilaksanakan sendiri-sendiri, tempat dan waktu yang mereka tentukan sendiri,” ujar Arief di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta Pusat, Sabtu 5 Januari 2019.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman

Dijelaskan Arief, kedua timses pasangan calon berbeda pendapat mengenai siapa yang harus menyampaikan visi misi tersebut. Sebab itu, Arief mengaku pihaknya agak kerepotan jika harus memfasilitasi, apalagi jika tidak ada kesepakatan dari kedua tim paslon.

“KPU agak kerepotan kalau memfasilitasi keinginannya agak bereda-beda. KPU memutuskan kalau sosialisasi bisa dilakukan oleh masing-masing paslon,” katanya.

Ketua KPU melanjutkan, sebenarnya tidak ada aturan yang mengharuskan pasangan capres-cawapres menyosialisasikan visi dan misi. Pada awalnya, penyampaian visi dan misi hanya dimasukan saat pelaksanaan debat capres-cawapres.

“Itu sebenarnya kita bareng-bareng mendiskusikannya ini ngobrolnya waktunya kan mepet kalau pas debat itu, pertama sangat singkat kedua diatur,” tutur Arief.

Untuk debat pertama, KPU sudah menyatakan bakal digelar pada Kamis, 17 Januari 2019 mendatang.