Internasional

China Dirikan Bangunan Baru Misterius Di Wilayah Sengketa Laut Cina Selatan

China Dirikan Bangunan Baru Misterius Di Wilayah Sengketa Laut Cina Selatan

Baru-baru ini China telah mendirikan sejumlah bangunan di Bombay Reef, yang merupakan bagian dari Kepulauan Paracel yang disengketakan di Laut China Selatan. Demikian laporan lembaga think thank Amerika Serikat (AS), Pusat Studi Strategis dan Internasional (CSIS), setelah mempelajari citra satelit baru.

Menurut CSIS, bangunan baru yang sederhana itu dibangun di atas karang yang diatapi dengan randome dan panel surya. Tetapi belum diketahui fungsi dan tujuan dari bangunan baru tersebut. CSIS mencatat bahwa bangunan itu bisa digunakan untuk keperluan militer China.

“Perkembangan ini menarik mengingat lokasi strategis Bombay Reef, dan kemungkinan bahwa pengerahan cepat bangunan dapat diulang di bagian lain dari Laut Cina Selatan,” kata laporan itu seperti dikutip dari Sputnik, Kamis (22/11/2018).

Diterbitkan pada 20 November 2018, laporan itu menekankan bahwa Bombay Reef terletak di dekat jalur pelayaran utama antara Kepulauan Paracel dan Spratly, yang terakhir adalah kelompok pulau sengketa yang diklaim oleh China. Menurut CSIS, militer China dapat menggunakan posisi karang untuk memperluas jangkauan radar militernya.

China Dirikan Bangunan Baru Misterius Di Wilayah Sengketa Laut Cina Selatan
China Dirikan Bangunan Baru Misterius Di Wilayah Sengketa Laut Cina Selatan

Mengenai laporan itu, Kementerian Pertahanan China tidak berkomentar, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang mengatakan tidak ada yang salah dengan struktur bangunan China “di wilayahnya sendiri.”

Sementara itu, negara-negara lain yang mengklaim kepemilikan atas Kepulauan Paracels juga belum mengomentari laporan tersebut.

Adapun kepulauan Paracel diklaim oleh Taiwan, Vietnam dan China, di mana negara terakhir secara de facto mengendalikan wilayah itu, serta kelompok-kelompok pulau sengketa lainnya di Laut Cina Selatan. AS menentang upaya China untuk membangun fasilitas militer atau bangunan lain di wilayah yang disengketakan dan secara teratur melakukan Operasi kebebasan navigasi di Laut Cina Selatan.