Internasional

Ketegangan Telah Meningkat, Ratusan Pemukiman Israel Serbu Komplek Al-Aqsa

Ketegangan Telah Meningkat, Ratusan Pemukiman Israel Serbu Komplek Al-Aqsa

Dilaporkan, ratusan orang dari pemukiman Yahudi Israel memaksa masuk ke dalam komplek al-Aqsa. Beberapa pejabat Israel dilaporkan turut ikut dalam rombongan pemukim Yahudi tersebut.

“Lebih dari 150 pemukim Yahudi menyerbu kompleks suci melalui gerbang Al-Mugharbah,” kata Firas al-Dibs, juru bicara Waqf Islam Yerusalem, sebuah organisasi yang dikelola Yordania, yang bertanggung jawab untuk mengawasi situs-situs Islam di kota itu.

“Para pemukim itu bergabung dengan sejumlah polisi Israel. Menteri Pertanian Israel, Uri Ariel termasuk di antara mereka yang mendatangi kompleks suci itu,” sambungnya dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Minggu (9/9).

Ketegangan telah meningkat di wilayah Palestina, termasuk Yerusalem Timur yang diduduki, tempat Al-Aqsa berada, sejak Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Ketegangan Telah Meningkat, Ratusan Pemukiman Israel Serbu Komplek Al-Aqsa
Ketegangan Telah Meningkat, Ratusan Pemukiman Israel Serbu Komplek Al-Aqsa

Adapun bagi Muslim, Al-Aqsa mewakili situs ketiga paling suci di dunia. Orang Yahudi, untuk bagian mereka, merujuk ke daerah itu sebagai “Gunung Bait Suci”, mengklaim itu adalah situs dari dua kuil Yahudi di zaman kuno.

Saat Perang Timur Tengah 1967, Israel menduduki Yerusalem Timur. Mereka mencaplok seluruh kota pada tahun 1980, mengklaim sebagai ibukota negara Yahudi dalam langkah yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.

Sementara Majelis Umum PBB, tahun lalu mengadopsi resolusi yang menyerukan kepada AS untuk menarik pengakuan atas kota itu sebagai Ibu Kota Israel.