Teknologi

Grab & MRT Jakarta Kerjasama Kembangkan Layanan Tiket Transportasi

Grab, platform penyedia layanan transportasi on-demand dan pembayaran mobile terdepan di Asia Tenggara dan MRT Jakarta, penyedia jasa transportasi publik terdepan, kemarin (78/6/2018) menandatangani Nota Kesepahaman terkait pengembangan layanan pembayaran tiket MRT Jakarta dan transportasi first mile – last mile bagi para pengguna MRT Jakarta.

Penandatanganan dilakukan oleh William Sabandar, Direktur Utama PT MRT Jakarta dan Ridzki Kramadibrata, Managing Director Grab Indonesia.

“Kolaborasi ini merupakan langkah awal untuk mendukung terciptanya sistem transportasi yang modern dan terintegrasi. Kemitraan strategis yang hari ini diluncurkan bersama PT MRT Jakarta, semakin mempertegas besarnya peran Grab dalam penyediaan moda transportasi yang aman, nyaman, dan efisien sehingga semakin memperkaya pengalaman pelanggan kami. Grab siap untuk bekerja sama dan memberikan dukungan demi memajukan industri transportasi Tanah Air, dengan pengalaman luas kami di wilayah Asia Tenggara.” ungkap Ridzki Kramadibrata, Managing Director, Grab Indonesia.

Grab & MRT Jakarta Kerjasama Kembangkan Layanan Tiket Transportasi

Adapun Nota Kesepahaman tersebut mencakup beberapa poin kerja sama antara lain skema kerja sama konektivitas first mile – last mile bagi pelanggan MRT Jakarta dan Grab Indonesia, skema penjualan tiket MRT Jakarta, skema penggunaan uang elektronik sebagai metode pembayaran, dan penyusunan proof of concept yang terintegrasi dengan mobile payment dimana saat ini Grab Indonesia bekerja sama dengan OVO untuk membentuk platform pembayaran yang terbuka dan menyeluruh.

“Kerja sama ini mengukuhkan posisi OVO sebagai platform pembayaran terdepan di Indonesia. Kami sangat antusias akan prospek menggabungkan metode baru dalam transportasi dan pembayaran. Bagian penting dari kehidupan sehari-hari masyarakat akan menjadi lebih mudah karena aplikasi OVO memberikan akses terhadap use-cases penting bagi konsumen dan merchant di Indonesia, termasuk di dalamnya transportasi.” kata Adrian Suherman, Presiden Direktur OVO.