BisnisEkonomi

Pemudik Mulai Bergerak, Konsumsi Pertamax Meningkat 25%

PT Pertamina (Persero) melaporkan, memasuki H-7 Lebaran, realisasi penyaluran bahan bakar minyak (BBM) jenis pertamax sampai Jumat (8/6) siang meningkat dari rata-rata harian normal sebesar 17,8 juta liter menjadi 22,3 juta liter, atau sekitar 25,28%.

“Mengantisipasi lonjakan permintaan BBM sepanjang arus mudik tahun ini, Pertamina meningkatkan penyaluran BBM, terutama jenis pertamax sebesar 25%, agar masyarakat dapat menikmati perjalanan mudik dengan nyaman,” ujar Vice Presiden Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito dalam keterangan tertulis, Sabtu (9/6/2018).

Selain pertamax, lanjut Adiatma, kebutuhan konsumen bermotor pada BBM berkualitas tinggi juga terlihat pada meningkatnya penyaluran BBM jenis pertamax turbo yang naik sekitar 7% dari rata-rata harian sebesar 838.000 liter menjadi 899.000 liter.

Pemudik Mulai Bergerak, Konsumsi Pertamax Meningkat 25%

Pertamax Turbo, BBM dengan Research Octane Number (RON) 98 yang sejak diluncurkan diminati penggemar automotif ini menurutnya menjadi salah satu pilihan pemudik pada Lebaran 2018. Jumlah pengguna pertamax dan pertamax turbo diyakini akan terus meningkat seiring dengan kesadaran masyarakat terhadap BBM berkualitas dan ramah lingkungan ini.

“Penyaluran BBM berkualitas tinggi terus naik jelang Lebaran, karena konsumen mencari bahan bakar yang lebih baik agar selama mudik kendaraan mereka tetap prima,” jelas Adiatma.

Selain BBM, pada H-7 Lebaran tahun ini, Adiatma menjelaskan penyaluran elpiji juga tercatat naik sampai 22%, lebih dari 25.000 Metrik Ton (MT), jauh lebih tinggi dibandingkan dengan penyaluran harian secara nasional sekitar 21.000 MT.

Sementara untuk memastikan kebutuhan BBM dan elpiji masyarakat tetap terpenuhi, sambung Adiatma, Satgas Pertamina 2018 terus melakukan pemantauan pasokan, penyaluran hingga konsumsi harian selama mudik berlangsung. “Hasil pantauan Satgas, secara umum stok BBM dan elpiji mencukupi dan penyaluran berjalan dengan aman dan lancar,” pungkas Adiatma.