Pilkada 2018

Start Dari Karawang, Prabowo Keliling Jabar Menangkan Sudrajat-Syaikhu

Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto akan berkeliling Jawa Barat untuk memenangkan pasangan calon (paslon) Sudrajat-Ahmad Syaikhu pada Pilkada Jabar 2018. Karawang merupakan daerah pertama yang dikunjungi Prabowo.
“Untuk memenangkan Pak Sudrajat. Ini pertama kali muncul di Jabar, di forum agak resmi di Karawang. Saya di sini banyak juga pendukung. Nanti mencari waktu yang lebih untuk berkunjung ke tempat-tempat lain,” ujar Prabowo dalam sambutannya pada acara silaturahim dengan pengusaha kawasan industri di Resinda Hotel, Karawang, Selasa (27/3/2018).
Prabowo mengaku mulai berkeliling Jawa Barat untuk bersilaturahim, belajar, serta mendengar keinginan dan kesulitan yang dialami rakyat. Terlebih lagi, Prabowo sudah berdomisili di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sejak 2009. “Saya sekarang warga Jabar,” katanya.
Prabowo mengaku yakin Sudrajat akan mampu memimpin Jabar dengan baik untuk lima tahun mendatang. Ia menilai Sudrajat memiliki kapasitas, kapabilitas, dan prestasi untuk menjadi seorang gubernur.
“Dari pengalamannya di Kedubes RI di Tiongkok dan Atase Pertahanan di Washington DC dan London, dulu kan saya mengincar dia (Sudrajat) jadi menteri luar negeri saya, tapi itu dulu,” tambah Prabowo.
Start Dari Karawang, Prabowo Keliling Jabar Menangkan Sudrajat-Syaikhu
Menurut Prabowo, prestasi Sudrajat tidak diragukan lagi karena tidak semua orang bisa lulus dari Harvard University, AS, dengan gelar Master of Public Administration. “Dia juga senior saya,” ucap Prabowo.
Saat masih berkarier di TNI, lanjut Prabowo, Sudrajat adalah salah satu perwira muda yang mendukung reformasi institusi TNI.  Dari sisi pengalaman di pemerintahan, Sudrajat juga dinilai bagus dalam karier. Dia mengemban beberapa jabatan penting, yakni Duta Besar Indonesia di Beijing dan Atase Pertahanan di London.
“Alhamdulillah hari ini saya dengan bangga, dengan gembira mempersembahkan kepada rakyat Jawa Barat salah satu sosok yang saya anggap terbaik dan mampu memimpin Jawa Barat,” ucap Prabowo.
Prabowo meminta sejumlah pihak menggunakan analisis untuk memutuskan memberikan dukungan atau tidak. “Jika saudara memutuskan tidak mendukung, ya tidak apa-apa. Saya percaya semua calon niatnya baik,” imbuh Prabowo.
Hanya saja, lanjut Prabowo, jika sejumlah pihak memutuskan tidak mendukung seseorang karena tidak mempunyai uang, hal tersebut keliru. Padahal, asal-muasal uang tersebut tidak jelas. “Parah kalau ada yang seperti itu. Berarti hanya hormat kepada yang punya uang,” tutur Prabowo.